RSS
Tampilkan postingan dengan label true story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label true story. Tampilkan semua postingan

Pemain Figuran

Akhir-akhir ini sering nonton film di laptop hasil jarahan dari temen, hehe.. Sampek ada sebuah film yang bisa bikin aku sadar sesuatu. Dalam beberapa cerita aku lebih menyukai pemain figuran daripada pemeran utama. Memang nggak semua, tapi ada beberapa yang bikin merenung. Apalagi pas ngeliat film itu.

Gara-gara film itu, jadi inget komik yang pernah aku baca dan jadinya malah bikin merenung. Ngelamun dan mikir. Kalo ga salah kemarin sempet post di fb juga, aku jadiin status
Tiap kali mengikuti sebuah alur cerita, kita pasti punya tokoh favorit atau lebih simpelnya tokoh yg disuka dalam cerita tersebut. Kenapa? Apa karena kelebihan yg dipunya, ada kesamaan karakter dengan kita, atau hanya suka saja?

Kotak Kenangan Masa Kecilku

Hari ini memang sengaja ngerapihin barang yang dibongkar paksa sama emakku. Barang-barang yang aku kumpulin dari kecil tau-tau dimasukin kardus untung aja nggak dibuang. Kata emakku, “atase nggak kanggo ae.” Zzzzz,, itu ngumpulinnya susaaah tapi pada akhirnya aku nemuin tempat persembunyian aman. Hohoho..
See, aku mau kasih tunjuk apa aja barang-barang yang ada di kardus itu, sekalian nostalgia juga..
1.    Pit bekel

Inget sama benda ini kan? Hahaha,, bagi yang pernah main atau tau mainan jaman kecil ini pasti tau yang namanya bekel. Ini pit dulu sengaja aku simpan soalnya pitnya bagus, dari segi bentuk dan tandanya juga jelas beda dari pit yang warna kuning dari tembaga sama yang putih tapi kecil. Kalo boleh inget-inget lagi, nama bagian dari setiap bagian adalah pit, ro’, klat, dan s. Ini bekel aku simpan nggak ada bolanya, nggak tau bolanya ilang ke mana.

2.    Gantungan kunci
Dulu emang seneng banget ngumpulin gantungan kunci, tiap ada gantungan kunci comot aja apalagi dulu kalo ada orang jualan gantungan kunci yang bisa ngukir nama itu seneng belinya soalnya tulisannya bagus. Hehehe

Pernikahan Sahabat-Sahabat Superku (NAMegirl)

Selamat Malam. Waktunya meracau, kali ini tentang pernikahan hahay :))
Menikah berarti memutusukan untuk hidup dengan seseorang dalam keadaan apapun nantinya. Well, karena akhir-akhir ini banyak sekali temen-temenku yang menikah termasuk sahabat baikku sendiri, aku akan meracau tentang mereka dan pernikahannya.

Aku pernah bercerita tentang mereka di blog ini, Namegirl & Bubi judulnya, penggambaran singkat mereka yang kupapar di sini. Mereka adalah beberapa contoh orang terbaik yang aku miliki dalam hidup. Kami dipertemukan pada tahun terakhir saat memakai seragam putih-biru. Kami adalah empat orang yang sangat berbeda tapi bisa meleburkan diri menjadi satu. Ya, pendeskripsian singkatnya bisa dibaca sendiri di coretanku itu tadi. Ini adalah foto jaman polos kami waktu dulu


Tujuh tahun pertemanan kami bukan merupakan perjalanan yang singkat. Kalo boleh jujur, aku pernah merasa kami dipertemukan untuk dipisahkan, karena pada akhirnya kami memang terbentang jarak. Tapi waktu membantahnya, kami masih diberi kesempatan untuk bertegur sapa walaupun sudah jarang bertatap muka, tak sesering dulu. Dan seiring waktu juga semuanya berubah, masing-masing sudah menemukan jalannya termasuk menemukan teman hidupnya.

Pernikahan pertama dilakukan oleh sahabatku yang bernama Manda alias Eo'. Dia menemukan teman hidupnya di sana, Probolinggo. Selepas SMP Eo' hijrah keluar kota dan kebetulan saat pernikahannya aku nggak bisa dateng dan sebagai ganti foto pernikahannya, aku kasih ini

Dia sudah punya seorang putri, ponakan pertama kami haha,, dan kabarnya bakal ada calon ponakan lagi :D

Pernikahan kedua dilakukan oleh sahabatku yang bernama Lik alias Uu'. Dia menemukan teman hidupnya dari dunia maya, believe it or not but it's true. Seneng akhirnya ternyata ada seseorang yang bisa ngambil hatinya hahaha (peace U'.. :p). Uu' juga sudah mempunyai seorang putra, jagoan kecil :D



Prediksi kami acara nikah-nikah ini bakal terjadi dari yang muda dulu dan berakhir dengan yang paling tua tapi Allah berkehendak lain. Yang menurut ramalan kami dimulai dari Eo', Uu', Ii, baru kemudian Aa', tapi pada kenyataannya pernikahan selanjutnya dilakukan oleh sahabatku yang bernama Novi alias Aa'. Pernikahannya dilaksanakan kemarin tanggal 12 Agustus 2013. Dia bertemu teman hidupnya saat Diklat PMR di SMA, kakak kelas ketemu adek kelas, cinloklah istilah simplenya, hehehe.. Pernikahan ter'wow' yang pernah aku datangi. Gimana nggak, molai dari jam 5 sampek jam 8 ada disitu udah gitu aku sama temen-temen yang lain bikin heboh hahaha..






Well, turut berbahagia buat mereka. Seneng banget rasanya ngeliat mereka bahagia :)
Karena kejadian-kejadian itu muncul pertanyaan baru yang ditujukan buatku. Ada seorang teman bertanya.
"mosok awakmu disalip Novi dhisik? | terus lapo'o? | jare teko sing enom dhisik baru urut sing tuwek, saiki enoman sopo dirimu mbek Novi?| lha ne' wes ketemu jodoh kate piye maneh?| lha awakmu kapan nyusul? | wes dungakne ae yo, entenono undangane"
pertanyaan seperti itu masih bisa aku jawab, tapi ketika sahabat sendiri yang tanya
"kamu kapan mau nyusul kita bertiga? | (...) do'ain aja ya"
Sempet speechless tapi pada akhirnya kalimat itu lagi yang keluar karena hanya sebatas itu yang bisa aku jawab. Kalo ditanya kapan Indonesia merdeka atau kapan pemilihan gubernur Jawa Timur aku masih bisa jawab tapi kalo pertanyaan kapannya itu ada kaitannya dengan rahasia Yang Punya Hidup mah aku nyerah hahaha..

Pencerahan bisa Datang dari Orang yang Tak Diduga

Kemarin, tepat pukul enam pagi, ada seseorang yang menelponku. Tak biasanya orang itu menelponku jam segini dan nggak sms lebih dulu.

Telpon pertama
Dia: Ermaaaa.. | Me: Iya, Haloo.. Ada apa? | Dia: ... *tut tut tut* telpon terputus begitu saja.
Masih dalam keadaan heran, telpon berdering lagi.
Dia: Ermaaa | Me: Iya, kenapa? | Dia: Selamat ya wisudanya, aku kesiangan nggak bisa ke sana. Udah di dalem ta? | Me: hahaha.. Aku nggak wisuda sekarang, belum selesai skripsiku | Dia: Kemarin ada yang bilang kamu wisuda | Me: Yang wisuda namanya Irma bukan Erma, hehe..

Ya, dia salah info. Mengira aku sedang dalam proses wisuda, padahal aku masih berleha-leha di kamar kos dengan badan yang masih menempel di kasur. Akhirnya jadilah kami ngobrol panjang lebar.

Dari percakapan kita, kamu selalu berkali-kali bilang, "Jangan selalu lihat di atas, jangan lupa lihat bawah supaya kamu bisa bersyukur. Kalo kaya' gini aja kamu sudah k.o gimana entar? Jangan mudah patah semangat. Semakin kamu terpuruk, maka semakin banyak orang yang bertepuk tangan atas keterpurukanmu."

Dari sana aku sadar, hidup memang terjal tapi bukan berarti dia tak bisa dilewati. Hidup bukan momok yang harus ditakuti. Hidup itu belajar. Aku nggak akan bisa pernah bilang berhasil kalo belum nyicipin yang namanya gagal, belum bisa bilang belajar sabar kalo belum nyicipi cobaan, dan aku belum bisa bilang sudah terlewati kalo belum nyicipi yang namanya halangan.

Terima kasih untuk telponnya kemarin. Terima kasih telah berbagi banyak cerita denganku, terima kasih buat segala nasihatnya, dan terima kasih untuk semangatnya. Aku mendapatkan sesuatu dari orang yang tak pernah kuduga.

Untuk Sahabat


    Tiba-tiba ingat lagu ini dan ingat mereka. Dulu ada yang hampir setiap hari nyanyiin lagu ini. Pas nggak sengaja ngelamun ada yang njawil dari belakang terus mereka udah jejer baris bertiga dan nyanyiin lagu ini dengan pembagian suara seadanya. Dan hasilnya aku nyengir liat tingkah mereka.

Dan sebenarnya aku sedang kangen dengan orang-orang yang pernah nyanyiin lagu ini. Mereka semua sudah memiliki alur hidup masing-masing. Semoga bisa bertemu di hari raya tahun ini. Aamiin :*

Teman Sekolah Dasar a.k.a Teman SD

Pikiran ngelantur gara-gara ngobrol sama teman waktu kecil. Teman Sekolah Dasar ya aku singkat aja teman SD. Masa SD itu masa polosnya anak sekolah pada waktu jamanku. Dipikirannya cuma ada sekolah, main, ngaji, belajar. Udah nggak jauh-jauh dari situ. Hidup di jaman SD kelihatannya monoton tapi tanpa disadari banyak hal yang bikin terkesan. Mulai dari sikap, guru, jajanan, sampek barang bawaan.

Kalo boleh aku ingat lagi, aku bersekolah di sebuah Sekolah Dasar yang sudah tutup usia sebelum masanya (sekolahku ditutup gara-gara terlalu banyak SD di daerahku dan murid di SDku terlalu sedikit) nasib -__-
Tapi aku bangga sekolah di sana, walaupun secara kuantitas tak sebanding dengan SD yang lain tapi secara kualitas kekeluargaan kami begitu kental.
Aku berada diangkatan yang jumlah siswa-siswinya cuma dua puluh orang. enam orang laki-laki dan empat belas perempuan. Oke, aku cek lagi ingatanku.
1. Ahmad Misdianto (Mamat)
2. Bambang Eko Prasetyo (Pras/ Theblenk)
3. Raharjo (Bejo)
4. Ragil Prasetyo (Ragil)
5. Joko
6. Muhammad Zainul Arifin (Memet)
7. Lusiani (Lusi)
8. Siti Maisaroh (Saroh)
9. Dwi Fitriah (Fitri)
10. Denik Arfitarini (Denik)
11. Qonita Kurnia Fina Wijaya (Nita)
12. Siyami Intan Kumala Dewi (Intan)
13. Rohmatul Mufarridah (Rida)
14. Eka Safitri (Eka)
15. Dia Rizky Amelia Effendy (Mia)
16. Drivani Diah Pratiwi (Vani)
17. Tutus Hardianti (Tutus)
18. Siti Nur Rifa (Ripa)
19. Chusnul
20. Erma Y (aku)
daaaannn hasilnya, aku lupa nama lengkap dua orang temanku -____-




Hey, taukah kalian? Angkatanku ini dijuluki guru-guru angkatan terkompak sepanjang masa. haha.. Gimana nggak kompak, orang sampek saat ini masih ngumpul-ngumpul (kalo ada waktu) dan masih sowan ke beliau-beliau walaupun terhitung setaon sekali. Oke, sekarang cek nama guru SDku.
1. bu Endang (wali kelas 1 & 2)
2. bu Listiyaningsih (bu Lis, wali kelas 3)
3. bu Widi Astutik (bu Widi, wali kelas 4) *guru favorit ane ^^
4. bu Endang Siswari (bu Sis, wali kelas 5)
5. pak Solimin (alm.) (wali kelas 6)
6. pak Hanif (guru olahraga)
7. pak Kosim (guru agama)
8.bu Tiwuk (guru pindahan belum pernah jadi wali kelas angkatan kami soalnya guru pindahan tapi nggak jarang juga diajar beliau kalo wali kelas nggak masuk.

Lha, beliau inilah guru favorit ane, bu Widi ^^

Semakin diingat, semakin kangen. Banyak banget kenangan selama enam tahun bersama teman-teman SDku. Mulai dari guyonan sampek berantem hebat udah pernah dialami.

Waktu kecil sering tengkar, sekarang udah hampir nggak pernah tengkar.
Waktu kecil musuhan, sekarang jadi kariban.
Waktu kecil nangisan, sekarang guyonan.
Waktu kecil sering main, sekarang kadang-kadang.
Waktu kecil temenan, sekarang teteep *nggak ada demen-demenan.
Waktu kecil nggak kenal istilah pacaran, sekarang udah banyak yang nikah + punya anak.
Waktu kecil sering bikin kesel guru, sekarang kangen guru.
Waktu kecil sering ketemu, sekarang pangling kalo ketemu.

Belajar Ngedit Foto (G_aRea)



Maaf, mungkin kulit kalian semua terlihat eksotis daripada aslinya :p
tak selamanya klorofil itu zat hijau daun, hahaha..
Bos

Tyas
Atok

Nuril

Sulton
Novi

Nita

Nggawe lampu 160 watt, mangkane padang hahaha.. :p

Kekuatan sebuah Kenangan

Kalau itu kenangan yang berarti, jangan dilupakan. Sebab jika manusia mati, mereka hanya bisa hidup dalam kenangan orang lain. 
-Wataru Takagi-

    Quote di atas adalah salah satu quote favorit dari komik Detective Conan. Quote ini bukan menceritakan tentang kematian tapi kenangan yang terkandung di dalamnya. Kenangan adalah suatu ulasan kejadian lampau yang terekam dalam suatu memori. Entah itu memori otak ataupun media lainnya.
   Seperti yang kita tau, kenangan ada dua macam. Ada yang manis, yang pait juga menyertai. Untuk bahasan kali ini mari kita bahas yang manis-manis saja. Biarlah kenangan pait menjadi pelajaran, tak perlu dikenang terus menerus, bisa-bisa jadi sumber penyakit. hehe.. :p
    See, jika kita punya suatu kenangan manis, tanpa disuruhpun raut wajah kita berhias senyum. Apalagi kalo kenangan itu jelas terekam dalam suatu media elektronik. Kita bisa melihat detil kejadian yang terjadi saat itu. Dia akan menjadi energi positf dalam diri kita (hahaha,, apasih). Dalam kemanisan itu akan terkandung pelajaran bahwa masih banyak alasan untuk kita tersenyum dan bahagia.

Contohnya dua video di bawah ini






Mengingatkan pada detil memori dari bagian kejadian yang saya alami.

Tapi saya juga berpaham. Ada kalanya kenangan lebih baik tersimpan dalam ingatan saja. Walau tak jelas terlihat mata, tapi cukuplah tersimpan untuk kita saja. Seutas senyum kita dan segores kebahagiaan tak terlihat bagi kita.

Sabar dan Skripsi itu Teman Dekat

Menjadi mahasiswa tingkat akhir itu ada cobaannya sendiri. Walaupun ini bukan benar-benar akhir, tapi ada sebuah gerbang yang harus dilalui sebagai transport menuju the real of College. Sebut saja dia dengan Skripsi.

Skripsi ini merupakan sebuah objek tertulis yang jadi pekerjaan mahasiswa tingkat akhir dan hukumnya fardhu 'ain bagi setiap mahasiswa. Tanpa pengerjaan yang namanya si Skripsi ini, seorang Mahasiswa tidak akan mendapat gelar Sarjana di bidangnya masing-masing. eemm,, ralat, skripsi bukan buat Mahasiswa yang menempuh Sarjarana saja jadi simplenya bisa dikatakan Skripsi itu jalan buat seorang Mahasiswa untuk menambah title di belakang namanya. yang selametan penambahan namanya nanti disebut dengan Wisuda.

Pengerjaan si Skripsi ini ngak sesimple namanya yang cuma 7 huruf. Dia punya serangkaian tetekbengek yang harus dikerjakan. Pekerjaan awal adalah membuat proposal yang berisi BAB 1-3, setelah acc dan seminar, lanjut penelitian kemudian pengerjaan BAB 4-5, semhas, dan gongnya adalah SIDANG.

Dan beruntunglah bagi mereka yang menjalani hari-hari kripsinya tanpa hambatan, mulus nggak pakek gronjalan. Tapi sepertinya Skripsi tanpa hambatan itu bagai sayur tanpa garam, kalaupun ada itu 1:100.000. Banyak faktor X dalam pengerjaan Skripsi ini entah itu dari objek yang akan diangkat dalam dunia perskripsian, entah faktor dosen, entah literatur, atau apalah yang masih banyak.

Nah, untuk mereka yang penelitiannya bisa dikerjakan sendiri, faktor enaknya lebih banyak daripada mereka yang penelitiannya membutuhkan bantuan orang lain karena memang nggak ahli untuk melakukan hal itu, seperti aku. Penelitianku adalah pekerjaan yang bersifat sosial, butuh tenaga ahli maksudnya. Penelitian invitro pakek hewan coba. Sebut saja Siti, nama lengkapnya SitiKus.

This is Siti. Nama Lengkapnya SitiKus


Nggak gampang penelitian pakek Siti ternyata. Banyak banget faktor dari luar untuk memperlakukan Siti dengan baik dan Benar. Seperti saat ini, aku dibuat emosi sama simas (bukan Simas Margarin). Tenaga ahli yang keahliannya sangat aku butuhkan untuk Siti. Tapi yaitu... simas ini pinter banget kalau ngasih orang pelajaran 'belajar sabar.'

Kamu yang tak pernah bertemu Aku

ditelpon
Mama: wes, maem?
aku: sampun. Mama ini tadi ke mana?
Mama: ke Sidoarjo, beli kerdus. rencananya besok Mama mau ngeaqiqahi Hudan.
aku: (diam sejenak) ...uwalah
nama itu terucap lagi setelah sekian lama tak kudengar hingar-bingarnya. seseorang yang tak pernah ku temui seumur hidupku, tapi ia adalah orang yang sedarah denganku. Muhammad Hudan Erifianto, adikku.

Hey, aku mengenalmu lewat cerita. cerita dari orang tua kita, dari orang-orang yang pernah menjadi saksi bahwa kamu pernah dilahirkan di dunia ini. aku tak pernah melihatmu, Dek. 

mungkin jika kamu masih hidup, kamu sudah menginjak bangku kuliah sekarang. Kamu akan menjadi satu-satunya cucu laki-laki dari mbah putri, ibu dari bapak. Mungkin jika kamu masih hidup, duniaku akan berbeda. ada kamu dalam hari-hariku, entah akur atau bertengkar. foto keluarga kita tidak hanya bertiga tapi ada kamu yang melengkapi menjadi empat. mungkin jika kamu masih hidup, tidak hanya bapak yang menjadi orang terganteng di rumah. tapi ada kamu, pesaingnya. mungkin jika kamu masih hidup, ada warna lain di rumah, bukan hanya aku, Mama, dan Bapak.

hampir tak pernah aku memikirkanmu, tapi sekalinya aku berpikir tentangmu, pikiranku akan jauh masuk ke dalam seperti saat ini. kamu adalah sosok yang jarang dibicirakan di rumah tapi kehadiranmu telah mengakar di otak kami



Dek, mungkin sudah takdirmu menjadi penyelamat Mama dan Bapak di akhirat kelak. Aku yang tak pernah berbincang denganmu cuma ingin berucap. Bantu orang tua kita kelak di akhirat. Aku tak akan pernah bisa sepertimu yang menjadi kunci penyelamat beliau kelak. kamu adalah wujud nyata pengorbanan Mama dan Bapak. Dek, hari ini adalah harimu. orang tua kita mengaqiqahimu di rumah sekarang. begitu besar rasa sayangnya padamu, beliau masih mengingatmu dan masih memenuhi kewajibannya sebagai orang tua untukmu. Dek, sampai jumpa di sana kelak. semoga kita sekeluarga bisa berkumpul kembali menjadi utuh.

salam sayang untukmu. 
orang yang tak pernah bertemu denganmu. 
mbakmu.

Act in Beach


Rencana kita, Jogja, dan sekitarnya

hai teman,
piye kabar e? suwe ra pethuk..
kangeeenn.. (。ŏ﹏ŏ)
masih ingat tentang rencana kita mbolang ke Jogja dan sekitarnya?

pengen bagi.bagi cerita.. 
begini ceritanya. karena ada urusan kampus, beberapa hari yang lalu aku pergi ke Jogja, ke UGM tepatnya. awal rencana langsung PP Jember-Jogja tapi ngak kuat. ternyata fisikku ma tementemenku gak sekuat rencana kita. dua belas jam duduk di bis mameen (οдО;)
akhirnya kami putuskan untuk bermalam di Jogja, kami cari penginapan di Malioboro (sengaja biar bisa jalan.jalan sekalian, hehehe). Kami nginep di Jl. Sosrowijayan Wetan gang 1, pemiliknya bernama ibu Tutik, dua kamar 150. nayamul, dibagi orang empat waktu itu. Memang penginapannya ngak kaya' losmen lebih k rumah, suasananya ky' kosan tapi pemiliknya baik banget. jadi betah hehe..

Malioboro dan Halaman rumah bu Tutik dilihat dari atas


malemnya kami menyusuri Malioboro dan jalan terus sampek Alun-alun Utara. kebetulan pas kami di sana ada pembukaan Sekaten dari Keraton. denger-denger si sampek Februari. asik, pasar malem dalam kota (๑╹ڡ╹๑)

Jogja in the night & Sekaten


besoknya, kami jalan-jalan lagi ke sekitar Malioboro. tempat pertama yang kami kunjungi adalah alun-alun selatan yang punya pohon beringin kembar. yang ada mitosnya itu. lupa aku mitosnya apa. temen-temenku yang nyoba lewat sana sambil matanya ditutup, akunya nggak nyoba hahaha. terus lanjut lagi ke Tamansari, 10 menit jalan kaki dari Alun-alun Selatan. ini yang ngak aku bayangkan. beberapa kali ke Jogja yang dikunjungi cuma Borobudur, Parangtritis, Malioboro tapi tempat kaya' gini ko' ya baru tau. tempat pemandian putri keraton, bagus rek. desain khas Jawa. habis itu lanjut ke Water Castle, bangunan kuno yang ngelewati lorong panjang dulu buat nyampek sana. di sana nanti ada ky' kubangan air semacam sumur tapi bukan sumur si yang dihimpit tangga. selanjutnya, habis dari sana mampir Beringharjo bentar terus pulang. dan na'asnya kami ketinggalan bis jurusan Jember (。í _ ì。) *abaikan

Alun-alun Selatan - Tamansari - Water Castle


baru kali ini mbolang ke suatu tempat gak tau utara, selatan, timur, barat tapi rasanya fantastis. piye? Jogja masih recomended kah?
tapi kapan ya kita bisa mbolang? :;(∩´﹏`∩);:

beach inside


Jika boleh ku pinta satu hal

aku sudah kehabisan kata kalo disuruh untuk mendeskripsikan bagaimana rasanya aku memiliki harta berharga seperti yang aku punya sekarang. Jika boleh meminta suatu hal, aku pengen kembali kecil lagi. bukan, bukan kembali kecil tapi ke masa menginjak remaja lebih tepatnya. aku ngak akan meminta Sang Punya Hidup untuk menghapuskan masa suramku atau pengalaman tidak menyenangkanku, tidak. aku hanya ingin lebih lama bersama orang tercintaku, orang tuaku. anugerah terindah yang pernah kumiliki. yang aku sesalkan adalah kenapa aku baru menyadari seberapa besar andil mereka dalam hidupku saat aku mulai merantau, menginjak bangku kuliah lebih tepatnya. 
mereka bukan diktator yang memaksakan semua kehendaknya padaku. mereka juga bukan orang dengan pemikiran kolot yang akan berpatokan pada pemikiran jaman dulu. mereka adalah orang demokratis yang fleksibel. orang yang bisa memahami suatu kondisi tanpa mengurangi prinsip hidup yang dipunya.
tak ada perlakuan yang wah untukku walaupun aku satu satunya anak mereka. yang kata orang, "enak ya jadi anak tunggal? sembarang e dituruti." (‾▽‾)♉ hahaha.. rasanya geli kalo ada statement gitu ditujukan ke aku. aku ngak menyalahkan pembuat statment. mungkin ada yang begitu. tapi nggak dengan aku. kalo semua dituruti mah enak. aku dulu pernah minta mainan sampek nangis tapi gak dibeli'in. pernah jaman dulu waktu awalawal maraknya tementemen punya HP dengan tersirat aku bilang ke mereka apa coba tanggepannya. "kalo masuk kuliah di PTN nanti ta' belikan." Oh meen,, nunggu kuliah itupun di PTN sedangkan masa kuliahku masih kurang 4 tahun Щ(ºДºщ)
tapi yang aku suka adalah mereka jarang membatasi kegiatan luar sekolahku. mereka memberi kebebasan pada kegiatanku asal kegiatan itu jelas dan positif. kebebasan yang bertanggung jawab, itulah prinsip mereka.
well, terlepas dari itu semua aku masih berharap waktu bisa berputar kembali. aku pengen lebih lama bersama mereka. bodoh amat dikatain anak emak toh emang aku anak emak, lahir dari rahim seorang ibu.
bersyukur, diberi orang tua seperti beliaubeliau ini. the most inspired of my life.
dilahirkan dari rahim seorang ibu yang wah seperti beliau. seseorang yang tau kapan harus tegas disaat aku ngendor, kapan harus memarahi saat aku lalai, seseorang yang siap menjadi suporter sejati saat aku  tak bisa mengerti apa yang sedang terjadi. beliau adalah orang dengan pemikiran terunik. orang yang selalu menanamkan untuk terus berpositif thingking. orang yang selalu bisa melihat sisi putih suatu hal walau itu hal yang gelap sekalipun (menurutku). pengen banget rasanya sekarang pulang, meluk beliau dan bilang aku sayaaangg banget ma beliau (˘⌣˘)ε˘`)
daaan punya bapak seperti bapakku itu hal yang berbeda. beliau itu bapak terunik buatku. beliau pendongeng yang handal sewaktu aku kecil. selain didongengi cerita nabi, bapakku ini pernah nyeritain aku kisah pewayangan bab mahabarata dari awal sampek akhir dan itu bersambung tiap malam (¯―¯٥) hahaha.. what an amazing dad beliau ini adalah orang yang selalu menanamkan kepadaku untuk selalu bisa memanage emosi dan menjaga kesabaran. dan beliau ini adalah orang yang pernah ngewejangi sampek air mataku nggak bisa berhenti. orang super dibalik keunikannya. dan aku jadi nyesel kalo dulu sering ngeyel kalo dinasehati beliau. maaf ya pak (╥_╥)
Allah, aku ngak akan pernah berhenti bersyukur untuk apa yang engkau beri padaku terutama orang tuaku. orang tua yang hebat. orang tua yang tak ada tandingannya. orang tuaku
maaf Allah, jika aku berandai-andai meminta padaMu untuk mengembalikanku di masa mudaku. sekali lagi aku ngak akan memintaMu untuk memperbaiki beberapa masa suramku di masa itu.tidak. aku hanya ingin hidup lebih lama lagi bersama mereka. lebih menghormati dan menghargai mereka. pengen lebih tidak sengeyel dan senakal dulu. ya Allah aku sayang mereka. sayang mama dan sayang bapakku. tolong jaga mereka untukku.harta berharga dan terpenting yang kupunya. ya Allah jika boleh aku meminta...

si Kucing 'eLek'

kapan kapan saja aku ceritanya
yang jelas akhir akhir ini aku kangeeen banget ma makhluk satu ini



makhluk kontroversial diantara teman temanku
makhluk yang sempet jadi perhatian satu posko
dan makluk ngalem yang pernah jadi peliharaanku di sana dulu (◍•ᴗ•◍)

Rindu Terangkum Do'a


sewindu sisa hidupnya Engkau letakkan dalam garis cerita keluargaku, wanita setengah baya yang mencari rezeki untuk kehidupannya dan keluarganya
sewindu perjalanannya ternyata begitu membekas di hati. seseorang yang kupanggil "mbak..." dan seseorang yang seperti ibu keduaku
sewindu berlalu, dan sekarang adalah awal tahun pertama perpisahanku dengan mbak
dia sudah tak di sini sekarang, tak di bumi ini

wanita yang selalu bertanya, "dek, gak maem?" setiap menit. ia akan berhenti bertanya ketika aku makan. kadang kesel rasanya mendengar pertanyaan itu terlontar terus menerus mengingat aku sekarang bukan anak kecil lagi yang harus selalu diingatkan. dan sekarang aku kangen dengan pertanyaan itu.
wanita separuh baya yang jika menonton tv di rumah, dipastikan bakal mengomentari acara tv plus pemeran dalam acara tv tersebut.
wanita yang terkadang menjadi pembicaraan keluargaku. wanita super yang jarang mangkel ketika teguran dari keluargaku terlontar. wanita hebat yang bisa diandalkan dalam keluargaku. wanita yang rajin mengunjungi alam mimpiku sampai sekarang.

mbak, terima kasih untuk sewindu yang sampean berikan pada keluargaku. terima kasih untuk semua pengorbanan dan pengabdian sampean yang gak bisa ta' sebut satu persatu disini. terima kasih telah menjadi bagian dari keluargaku, terima kasih telah merawat gadis yang bebel ini mulai dari ia berseragam merah putih sampai ia menyandang jas almamater sekarang. terima kasih buat kesabarannya, sewindu bersama dalam keluargaku, sampean nggak pernah sekalipun marah ke aku. terima kasih tak terhingga.

mbak, maaf untuk segala salahku dan keluargaku ke sampean. maaf untuk detikdetik terakhir sewindumu yang luput dari perhatianku. itu adalah penyesalan terbesarku (╥ ﹏╥)

Allah,.
mbak ini orang yang baik. maafkan segala kesalahan mbakku ini, berilah ia tempat terbaik di sisiMu. Engkau tau apa yang aku keluhkan dan apa yang aku sesalkan.
Allah..
aku kangen mbakku ini, sampaikan salam kangenku pada mbak. biarkan ia tetap rajin berkunjung dalam mimpiku, karena itu satusatunya cara aku dapat bertemu dengannya.
Allah..
terima kasih telah menghadirkan mbak dalam keluargaku, ia akan selalu dapat tempat tersendiri dalam hidupku dan keluargaku.

Miss you so much mbak
benerbener kangen (╥ ﹏╥)


*tulisan ini aku dedikasikan untuk alm. mbak Jum

Orang Tua ku dan Petuahnya

Emakku super, Bapakku unik
kata yang bisa menggambarkan seperti apa beliau
walaupun sekarang kami jarang bertemu but, they are my hero in my life

untuk coretan pada part ini
ortuku dan petuahnya

entah sudah berapa ratus atau ribuan nasehat yang beliau berikan padaku dengan cara yang berbeda.beda. tapi ada beberapa petuahnya yang mendarah daging..

management emosi iku penting!
nasehat yang selalu aku pegang hingga sekarang. pesan yang bapakku sampaikan waktu aku dimarahi emakku jaman SMA. (hehe..). saat dua orang sama.sama panas, saat aku menyendiri dengan emosiku. bapak mendatangiku
"emosi iku diatur, ne' onok wong emosi salah siji kudu onok sing ngalah. ne' karo.karone panas yo malah ngak karu.karuan. respon lawan bicaramu kui tergantung piye caramu ngomong. seneng ora moro.moro disenggrang? ngak toh? mangkane pinter.pinter njogo emosi."
kurang lebih seperti itu, yaaa,, walaupun meredam emosi itu susaaaaahh, tapi aku berusaha mencoba apa yang disampaikan beliau

sabare dijogo yo!
hal yang sampek sekarang adalah ujian berat buatku, ketika kamu mencoba sabar dan kesabaranmu diuji sedangkan banyak istilah sabar itu tak berbatas. lantas bagaimana sabar itu harus dipertahankan? daaan, ketika masalah yang aku keluhkan pada beliau, nasehat beliau selalu tersirat 
"sabare dijogo yo,, Gusti Allah iku duwe dalan,, yo ngene iki urip, dilakoni ae."

dadi arek iku kudu positive thingking, ojok negative thingkingan ae!
kata ini yang sering muncul saat aku curhat penuh emosi, ujung.ujungnya kata ini yang jadi andalan sampek apal diluar kepala. apalagi emakku. selalu membawaku dalam sudut pandang yang berbeda. sudut pandang berwarna putih yaitu positive thinking. beliau dengan pemikirannya yang putih, mencerahkan pikiran hitamku.

3 petuah untuk kondisi seperti sekarang ini,,
susah euy! tapi kudu bisa!! walau ujung.ujungnya ntar mewek
*cengeng y, hehe.. (。・・)σ (;_q)

orang tuaku ibarat kaya' Mario Teguhku, malah lebih super!
*sory buat fansnya pak Mario Teguh ( ゜ー^)>
mereka punya sugesti hebat, aku yang niatnya pulang buat sambat sesambat.sambatnya malah gak jadi gara.gara cara beliau dalam menyampaikan nasehatnya. sabar, simple, tapi ngenak banget..
aku yang tadinya mau nangis gara.gara ceritaku sendiri, gak jadi nangis malah ketawa gara.gara nasehat super mereka. mereka tau bagaimana cara bersikap, terutama menyikapi tingkah laku anaknya (〃゚∇゚〃)

mereka tau kapan saatnya marah dan kapan saatnya jadi penyemangat saat aku salah. orang tua terbaik yang Allah berikan buat aku. orang tuaku dan pemikirannya, orang tuaku dan sikapnya, orang tuaku dan petuahnya.. 
Love them so much (人´З`)

mereka yang ku Cinta

dua wajah bersimbah ramah
tersenyum teduh diantara serentetan cerita hidupnya
dua orang dengan sifat berbeda namun sama.sama berjalan dalam sebuah asa

tak pernah tau kata apa yang bisa menggambarkan mereka
mereka sempurna dengan kelebihan dan kekurangannya


aku dan jiLbabku

aku dan jilbabku sama halnya seperti aku dan rutinitasku, selalu jadi kebutuhan. kupikir gak akan ada masalah ketika kupakai jilbabku ini ke manapun aku pergi. tapi ada satu cerita dimana aku minder dengan jilbabku sendiri..
yaa,,, aku masih ingat kejadian itu..
saat aku pergi berlibur bersama teman.temanku di pulau tetangga beberapa tahun silam. hari itu malam terakhir kami di sana. sudah larut, tapi tempat itu semakin ramai karena kehidupan malam akan dimulai. objek perjalan terakhir hari itu adalah sebuah monumen. monumen dari kejadian besar yang memakan banyak korban dan karena itulah kami ke tempat itu.
dari awal aku memang tak tau gambaran tentang tempat itu. kupikir hanya sebuah monumen tapi ternyata di depan mataku telah terbentang barisan cafe, club ato apalah itu namanya.
kaget. hanya itu yang bisa kurasakan
yakin mau ke tempat ini? tapi mau gimana lagi, toh mobilnya sudah sampai ditempat ini. rasanya pengen ngak turun dari mobil. atau kalo bisa pengen menghilang dari tempat ini saat itu juga. mungkin aku yang salah kostum. liat mereka, pakaian nyentrik. siap dengan kegiatan malamnya. iyalah wong mereka bule. lha aku? pakaian seadanya gini, beda pula. memang tujuannya bukan ke deretan club itu. tapi mau ga mau kan kudu lewat club itu kalo mau ke monumen yang ada di sana. mana jarak parkirnya lumayan pula.. aaaarrrrgghhh!! (aku vs batinku sendiri)
aku dan teman.temanku berjalan menyusuri deretan warung full music itu. sumpah minder abiiissss!
akhirnya sampai juga di monumen ini. setidaknya tidak seramai di sana. di monumen ini, walau keadaanya tak jauh beda tapi masih sedikit lebih sepi. ku lihat kebanyakan orang berfoto di sana. mulai dari bule, turis lokal sendiri bahkan terlihat di sudut mataku bule dengan turis lokal sedang tersenyum di depan kamera mereka. ternyata sama aja ya. sama.sama narsis. hahaha..
kegiatan kamipun tak jauh beda dengan mereka. take some picture.. (゚∇^*)
gak lama kamipun ngemper di pinggir jalan. aku masih melihat sekitar, mencoba mencari teman yang sama denganku. sama.sama memakai jilbab. ternyata ada seorang. fiuh,. sedikit lega. setidaknya masih ada walau cuma seorang. lihat sekeliling lagi, gini ya kehidupan malam di tempat ini. beda ma kehidupanku yang notabennya ada jam malamnya.
baju mereka necis.necis. lha aku? cuma pakek kaos, trining ma sandal jepit. ditambah sore ini  belum sempet mandi gara.gara dari pagi jalan dan belum balik ke hotel. keleng.keleng. pengen skip waktu ini. baru kali ini gak pede pakek jilbab (/。\)
sampek pada akhirnya temanku pengen foto ma bule.
"Er, foto ma bule yuk?"
"ya itu ada bule, foto ja"
"tapi kamu yang ngomong"
aku cuma nyengir
"kene.kene ta' omongne." temenku yang satunya langsung nyamperi seorang bule ditemeni ma temennya temennya temenku *nah lho, bingung.. ヽ( ・∀・)ノ┌┛( ゚д゚)・∵
lagi enak.enak ngobrol ma temenku tadi ternyata temennya temennya temenku nyamperi aku
"kamu dipanggil ma bulenya tu, He say Assalamu'alaikum"
aku takjub kemudian berdiri dan jalan ke bule itu
"Assalamu'alaikum"
"Wa..wa'alaikumsalam." masih heran denger bule ngucap salam
bulenya mesem liat aku
sedikit basa basi dan akhirnya jepret.jepret dulu
"where r u from?" si mister ternyata masih pengen ngobrol
"Jember, Sir"
"Jakarta?"
"no, Jember Sir."
"what? Jakarta?"
"Jember Sir. Jember is in East Java near from Banyuwangi and it's not far from here" kehabisan kata.kata njelasin Jember itu dimana -___-'
"when r u here?"
"2 days ago. is it your holiday Sir?"
"yes, I'm here for a week just looking arround"
"Are u moeslim Sir"
" you right, I'm moeslem. so it cause I can say Assalamu'alaikum to u. hehehe. I've been see u when u were here with your friends."
rupanya si mister ini bule yang aku liat lagi poto.poto ma turis lokal tadi. gak nyangka ada bule merhatiin aku, hahaha
"I interested with u, I like your style."
aku bingung ma maksudnya mister dan masang tampang gak ngerti
"look at around here. u were here in this place. almost people here use their mini shirt but u, u comfort with your style. use your hijab."
deg. speechless. cuma bisa mesem
"thank you Sir."
"keep your principle. I like it" 
tambah speechlees
"thank you Sir. By the way, may I permit to go there?"
"of course, be carefully. Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikumsalam"
aku balik ke tempat temen.temenku ngumpul dan pulang dengan mesem.mesem sendiri. penutupan yang manis dari si mister. makasih mister.

semua pertentangan batinku selama bermenit.menit lalu hanya diluluhkan dengan sebuah pernyataan sepersekian detik. at least, mungkin itu teguran dari Allah buat aku. Allah ngingetin aku kalo gak ada yang salah dengan jilbabku. aku dan jilbabku memang sudah seharusnya berjalan seperti biasa. dimanapun aku, aku harus tetap dengan jilbabku. bule aja bisa menghargai jilbabku, kenapa aku mesti minder?
Allah memang punya cara sendiri buat ngingetin umatNya dengan cara yang gak terduga. salah satunya lewat si mister tadi
ya meski hasil fotonya ngeblur. tapi aku dapat pelajaran di tempat ini
tak ada yang salah dengan jilbabku ( ゜ー^)>

Julukanmu

aku memanggilmu hanya dengan tiga huruf diantara deretan nama panjangmu. namamu seperti layaknya nama manusia di tanah tempatku berpijak, tak ada unsur indo di dalamnya. namun seperti kebanyakan manusia lain, kamu punya julukan. julukanmu begitu universal di antara mereka dan aku sudah terbiasa akan hal itu 
tapi yang aku tau, aku tak bisa memanggilmu dengan nama julukanmu meski nama itu telah memekakkan telingaku sendiri. dan itu terjadi sedari dulu saat kita pertama kali bertemu
entah kenapa terdengar aneh di telingaku ketika kupaksakan untuk memanggilmu dengan nama julukanmu. padahal tak ada yang salah dengan julukanmu. mungkin sejatinya julukanmu adalah sebuah nada sumbang dalam telingaku sehingga jarang sekali kulontarkan julukan itu untuk memanggilmu. biar saja tiga huruf dari deretan namamu sebagai pengganti julukanmu.